GpYlTUY0GpOiTSGlBSAlTSG0TY==
Breaking
News

Idul Adha di Lapangan Bumi Gora NTB, Serukan Keikhlasan dan Kepedulian Sosial

Ukuran huruf
Print 0

 

Idul Adha di Lapangan Bumi Gora NTB, Serukan Keikhlasan dan Kepedulian Sosial

KANAL ONE, MATARAM — Ribuan umat Islam memadati Lapangan Bumi Gora Kantor Gubernur NTB saat pelaksanaan Shalat Idul Adha 1447 Hijriah, Rabu (27/5), dengan pesan kuat tentang keikhlasan, kesetaraan manusia, dan pentingnya memperkuat kepedulian sosial di tengah kehidupan masyarakat.

Suasana religius dan penuh kekhusyukan terasa sejak pagi hari ketika masyarakat dari berbagai kalangan datang memenuhi halaman Kantor Gubernur NTB untuk melaksanakan Shalat Idul Adha bersama.

Gubernur NTB, Lalu Muhamad Iqbal, turut hadir bersama jajaran Pemerintah Provinsi NTB dan ribuan jamaah yang mengikuti pelaksanaan Shalat Idul Adha tersebut.

Sebelum Shalat dimulai, Sekretaris Daerah NTB, Abul Chair, mewakili Gubernur NTB mengajak masyarakat menjadikan Idul Adha sebagai momentum memperkuat kepedulian sosial dan persaudaraan di tengah kehidupan masyarakat.

Menurutnya, Idul Adha mengajarkan nilai kesetaraan manusia di hadapan Allah SWT tanpa membedakan status sosial, jabatan, maupun latar belakang kehidupan.

Bertindak sebagai imam Shalat Idul Adha, Dr. TGH. Sabarudin Abdurrahman, sementara khutbah Idul Adha disampaikan oleh Dr. TGH Muslihuddin Mustaqim.

Dalam khutbahnya, Dr. TGH Muslihuddin Mustaqim mengajak umat Islam meneladani keikhlasan dan ketaatan Nabi Ibrahim AS serta Nabi Ismail AS dalam menjalankan perintah Allah SWT.

Menurutnya, Idul Adha bukan sekedar ritual penyembelihan hewan kurban, tetapi momentum menghadirkan nilai pengorbanan, kasih sayang, dan solidaritas sosial dalam kehidupan sehari-hari.

“Nabi Ibrahim AS dan Nabi Ismail AS telah memberikan teladan agung tentang keikhlasan dan ketaatan. Pengorbanan yang mereka lakukan bukan karena kepentingan duniawi, melainkan semata-mata untuk menjalankan perintah Allah SWT,” ujarnya.

Ia juga menyoroti makna kesetaraan yang tercermin dalam pelaksanaan ibadah haji, ketika seluruh umat Islam hadir tanpa sekat jabatan, kekayaan, maupun status sosial.

“Ibadah haji mengajarkan kepada kita bahwa manusia adalah setara. Tidak ada perbedaan antara yang kaya dan miskin, antara pejabat dan rakyat biasa. Semua berdiri di hadapan Tuhan yang sama,” katanya.

Lebih lanjut, dirinya menegaskan bahwa hakikat kurban adalah menghadirkan kepedulian sosial dan berbagi kebahagiaan dengan masyarakat yang membutuhkan.

“Hakikat kurban adalah menghadirkan kepedulian sosial. Ketika kita berbagi dengan saudara-saudara yang membutuhkan, di situlah nilai pengorbanan, kasih sayang, dan keadilan sosial diwujudkan,” ungkapnya.

TGH Muslihuddin Mustaqim berharap nilai-nilai Iduladha tidak berhenti pada seremoni ibadah semata, tetapi terus hidup dalam kehidupan masyarakat melalui sikap saling membantu, menjaga persaudaraan, dan memperkuat kebersamaan.

“Mari kita jadikan Idul Adha sebagai momentum mempererat ukhuwah Islamiyah, memperkuat kebersamaan, dan meningkatkan kepedulian terhadap sesama demi terwujudnya masyarakat yang harmonis dan diridhai Allah SWT,” tutupnya.

Pelaksanaan Shalat Idul Adha di Lapangan Bumi Gora berlangsung tertib dan penuh kekhusyukan. Ribuan jamaah tampak mengikuti rangkaian ibadah dengan khidmat hingga akhir pelaksanaan.

Salah seorang jamaah, Muhammad Ali, warga Lingkungan Karang Kelok, mengaku bersyukur dapat mengikuti Shalat Idul Adha bersama masyarakat di halaman Kantor Gubernur NTB.

“Alhamdulillah saya bisa hadir mengikuti Shalat Idul Adha di halaman Kantor Gubernur ini. Semoga tahun depan pelaksanaannya semakin baik dan penuh kebersamaan,” ujarnya.

Hal senada disampaikan Farida, warga Kampung Jawa, yang berharap pelaksanaan Shalat Idul Adha tahun mendatang semakin tertata sehingga suasana ibadah menjadi lebih nyaman dan khusyuk.

Momentum Idul Adha 1447 Hijriah di Bumi Gora pun menjadi pengingat bahwa nilai keikhlasan, persaudaraan, dan kepedulian sosial tetap menjadi fondasi penting dalam membangun kehidupan masyarakat NTB yang harmonis, religius, dan saling menguatkan.

Penulis: KO_05
Penulis: Red

Idul Adha di Lapangan Bumi Gora NTB, Serukan Keikhlasan dan Kepedulian Sosial
Periksa Juga
Next Post

0Komentar

Tautan berhasil disalin