GpYlTUY0GpOiTSGlBSAlTSG0TY==

Laskar Sasak Nobatkan Lebih Awal Ganjar Sebagai Presiden, Disembek Minyak Geding Kedaton

Ritual sembek Laskar Sasak
Ganjar Pranowo menjalani ritual sembek dengan Minyak Geding Kedaton, dimana minyak khusus yang hanya digunakan untuk menobatkan para pemimpin kerajaan sejak dulu, pada Minggu 3 Desember 2023. (KO)

KANAL ONE, Lombok Tengah
- Setelah melaksanakan sejumlah rangkaian pada kampanye hari ke-enam di Lombok, Nusa Tenggara Barat (NTB), Capres nomor urut tiga Ganjar Pranowo segera bergegas ke Bandar Udara Internasional Lombok untuk melanjutkan perjalanan ke Kendari, Sulawesi Tenggara. 

Tetiba, terdengar riuh alunan musik gendang beleq (alat musik tradisional Sasak) dari kejauhan.

Rupanya, masyarakat adat Sasak sudah siap melepas kepergian Ganjar. Lalu Ali Sadikin alias Datu Anom selaku Ketua Umum Laskar Sasak menyematkan destar atau ikat kepala. Kemudian dilanjutkan dengan mengoles minyak geding kedaton.

Minyak Geding Kedaton adalah minyak khusus yang hanya digunakan untuk menobatkan para pemimpin kerajaan sejak dulu. Usai diolesi minyak, Ganjar kemudian dipakaikan ikat kepala dan dibisiki doa-doa.

Datu Anom mengungkapkan simbolisasi penyematan tersebut merupakan bentuk penghormatan menyambut pemimpin sekaligus penobatan Ganjar Pranowo menjadi keluarga besar Laskar Sasak. 

"Yang kami lakukan itu dari apa yang pernah dilakukan oleh para leluhur kami untuk pemimpin gitu. Tujuannya penobatan jadi kami di Lombok ini menobatkan beliau menjadi Presiden Republik Indonesia melalui Laskar Sasak," ucap Datu Anom usai melepas Ganjar Pranowo di Bandar Udara Internasional Lombok, Minggu (3/12/23).

Sambutan hangat ini, lanjut Datu, dilakukan karena masyarakat suku Sasak karena percaya bahwa Ganjar mampu merawat nilai-nilai leluhur, adat istiadat, dan budaya Nusantara agar tak terdegradasi oleh perkembangan zaman.

"Karena beliau yang sangat intens dan sangat perhatian terhadap nilai-nilai luhur, nilai-nilai budaya yang ada di Nusantara ini. Di Lombok sendiri ini mayoritas islam tetapi budak (orang) asli Lombok juga ada, Hindu Lombok juga ada jadi keberagaman itulah mudah-mudahan bisa terpelihara," 

Dia berharap agar wilayah Lombok, di bawah kepemimpinan Ganjar – Mahfud mampu mengembalikan kejayaan Lombok sebagai jalur pelayaran serta sektor pertanian Lombok untuk mewujudkan kedaulatan pangan.

"Mudah-mudahan ditempat-tempat kami yang memang masih banyak lahan-lahan ini khususnya terkait pertanian khususnya terkait ketahanan pangan nasional mudah-mudahan kita bisa meningkatkan pertanian kita terutama sorgum. Mudah-mudahan sorgum ini bisa menjadi pakan nasional bahkan pakan dunia," tutup dia.

Penulis: KO_05
Editor: Zet

Komentar0

Bebas berkomentar. Sesuai Undang-undang Republik Indonesia. Link aktif auto sensor.

Cari Berita Lain di Google News