Debat Caketum KMHDI 2026, Virgi Tekankan Kaderisasi Sejak Tingkat Pelajar
Virgi Rasta dorong pembentukan organisasi siswa demi memperkuat regenerasi dan kaderisasi KMHDI sejak usia pelajar.
KANAL ONE, JAKARTA — Calon Ketua Umum Pimpinan Pusat Kesatuan Mahasiswa Hindu Dharma Indonesia (PP KMHDI) periode 2025–2027, Ni Putu Virgi Eka Ayu Rasta, S.Pd., S.Ikom., menegaskan pentingnya membangun kekuatan organisasi melalui pembentukan wadah di tingkat siswa sebagai basis kaderisasi awal.
Pernyataan tersebut disampaikannya dalam debat pertama calon ketua umum PP KMHDI yang digelar secara daring pada 6 Februari 2026. Menurut Virgi, pembinaan sejak usia pelajar merupakan langkah strategis untuk menjaga kesinambungan perjuangan organisasi ke depan.
Ia berpandangan bahwa regenerasi yang kuat tidak bisa dibentuk secara instan ketika seseorang telah memasuki bangku perkuliahan. Diperlukan proses pembinaan berkelanjutan sejak dini agar nilai perjuangan dan ideologi organisasi tertanam lebih mendalam.
“Membangun basis harus dimulai dari dasar. Ideologi perlu ditanamkan sejak usia calon kader, bukan ketika sudah menjadi kader. Dengan begitu, ke depan KMHDI memiliki kekuatan yang tidak hanya bertumpu pada alumni, tetapi juga dari tingkatan siswa,” ujar Virgi.
Sebagai contoh, Virgi menyoroti keberadaan Forum Komunikasi Siswa Hindu Kota Mataram (FOKUSH) yang dinilai berhasil menjadi ruang pembinaan awal bagi pelajar Hindu di daerah tersebut. Menurutnya, model seperti FOKUSH menunjukkan sinergi positif antara pelajar dan mahasiswa dalam menciptakan ekosistem kaderisasi yang berkelanjutan.
“Organisasi seperti FOKUSH membuktikan bahwa pembinaan ideologi, kepemimpinan, dan nilai-nilai Dharma bisa dimulai sejak tingkat sekolah. KMHDI perlu mendorong lebih banyak daerah untuk menginisiasi langkah serupa agar kaderisasi semakin kokoh hingga ke akar,” jelasnya.
Virgi menegaskan bahwa pembentukan organisasi siswa bukan sekadar perluasan struktur, melainkan bagian dari strategi membangun karakter dan kepemimpinan generasi muda Hindu. Dengan pemahaman ideologis sejak dini, siswa diharapkan tumbuh menjadi kader yang kritis, berintegritas, dan memiliki semangat pengabdian tinggi.
Lebih lanjut, ia menyebut gagasan tersebut selaras dengan semangat KMHDI Berdikari yang menekankan kemandirian kader dan kekuatan intelektual. Melalui pembinaan berjenjang, Virgi berharap KMHDI dapat melahirkan generasi tangguh yang siap melanjutkan perjuangan organisasi dalam berbagai bidang pengabdian kepada umat dan bangsa.
“Regenerasi adalah napas perjuangan KMHDI. Jika kita ingin organisasi ini tetap relevan, maka kader harus disiapkan sejak dini. Pembinaan di tingkat siswa akan menjadi pondasi kuat bagi masa depan KMHDI yang lebih solid dan berkarakter,” pungkasnya.
Melalui gagasan tersebut, Virgi menegaskan komitmennya untuk memperkuat sistem kaderisasi KMHDI secara menyeluruh dan berjenjang, dimulai dari siswa hingga mahasiswa, demi terwujudnya generasi Hindu muda yang cerdas, berdaya, dan berdedikasi.
Penulis: KO_02
Editor: Hadi

0Komentar
Bebas berkomentar. Sesuai Undang-undang Republik Indonesia. Link aktif auto sensor.