GpYlTUY0GpOiTSGlBSAlTSG0TY==
Breaking
News

Garda REvolusi Kejar Netanyahu, Iran Klaim Serang Basis AS dan Target Israel

IRGC menyatakan akan memburu Perdana Menteri Israel Benjamin Netanyahu dan mengklaim menyerang target Israel
Ukuran huruf
Print 0

Perdana Menteri Israel, Benjamin Netanyahu, menjadi sorotan setelah pernyataan IRGC yang mengancam akan terus memburunya di tengah meningkatnya konflik Iran–Israel.(KO/ TNA)

KANAL ONE, TEHERAN
Islamic Revolutionary Guard Corps (IRGC) menegaskan akan meningkatkan upaya untuk memburu dan melenyapkan Perdana Menteri Israel, Benjamin Netanyahu, jika ia masih hidup.

Dalam pernyataan yang dirilis pada Minggu, IRGC menyebut nasib yang tidak pasti dari perdana menteri yang mereka sebut sebagai “Zionis kriminal”, serta kemungkinan kematiannya atau pelarian keluarganya dari wilayah yang mereka sebut sebagai wilayah pendudukan, menunjukkan adanya krisis dan ketidakstabilan yang sedang berlangsung di kalangan Zionis.

IRGC menegaskan bahwa jika sosok yang mereka sebut sebagai “pembunuh anak-anak” itu masih hidup, mereka akan terus melanjutkan upaya untuk memburu dan melenyapkan Netanyahu.

Pernyataan tersebut juga menyebutkan bahwa untuk membalas darah para pekerja Iran yang disebut gugur di kompleks industri di berbagai wilayah negara itu akibat serangan Amerika Serikat dan Israel, IRGC melaksanakan operasi gabungan terhadap pihak yang mereka sebut sebagai “teroris kriminal Amerika-Zionis”.

Dikutip dari Tasnim News Agency, operasi tersebut dilakukan di sejumlah posisi di wilayah pendudukan serta di tiga pangkalan militer Amerika Serikat di kawasan dalam gelombang ke-52 dari operasi militer Operation True Promise 4, dengan menghancurkan target-target yang disasar menggunakan kekuatan penuh,.

IRGC juga menyatakan bahwa suara sirene ambulans yang terus terdengar serta pengakuan lembaga-lembaga Israel mengenai meningkatnya jumlah korban tewas dan luka-luka setelah operasi tersebut menunjukkan besarnya kerusakan yang ditimbulkan oleh rudal berat Iran pada sektor industri di Tel Aviv.

Selain itu, pernyataan tersebut melaporkan bahwa sektor industri serta pusat-pusat yang menjadi tempat berkumpulnya pasukan Amerika di Al-Harir Airbase di Erbil, serta di Ali Al Salem Air Base dan Camp Arifjan, juga dihancurkan oleh rudal dan drone Iran.

Amerika Serikat dan Israel sebelumnya meluncurkan kampanye militer besar-besaran terhadap Iran setelah pembunuhan Pemimpin Revolusi Islam Iran, Ali Khamenei, bersama sejumlah komandan militer senior dan warga sipil pada 28 Februari.

Serangan tersebut melibatkan berbagai serangan udara besar yang menargetkan lokasi militer maupun sipil di seluruh Iran, menyebabkan banyak korban jiwa serta kerusakan luas pada infrastruktur.

Sebagai tanggapan, angkatan bersenjata Iran melancarkan operasi balasan dengan menargetkan posisi Amerika Serikat dan Israel di wilayah pendudukan serta pangkalan militer di kawasan menggunakan gelombang rudal dan drone.

Penulis: KO_01
Editor: Zet
Garda REvolusi Kejar Netanyahu, Iran Klaim Serang Basis AS dan Target Israel
Periksa Juga
Next Post

0Komentar

Tautan berhasil disalin