KANAL ONE, MATARAM – Dalam semangat peringatan Hari Ulang Tahun ke-25 Badan POM, Hari Ulang Tahun ke-54 KORPRI, dan Hari Keluarga Nasional (HARGANAS) Tahun 2026, Balai Besar POM di Mataram berkolaborasi dengan Kemendukbangga/BKKBN Perwakilan Provinsi Nusa Tenggara Barat dan Rumah Sakit Islam Siti Hajar Mataram menyelenggarakan kegiatan Pelayanan Sejuta Vaksin Human Papillomavirus (HPV). Inisiatif ini merupakan bagian dari upaya peningkatan perlindungan kesehatan perempuan melalui pencegahan kanker serviks, sejalan dengan visi Kepala BPOM RI Bapak Taruna Ikrar dalam memastikan keamanan dan kualitas produk kesehatan untuk masyarakat.
Kepala BPOM RI, Bapak Taruna Ikrar, senantiasa menekankan urgensi pengawasan obat dan makanan, termasuk vaksin, sebagai pilar utama perlindungan kesehatan masyarakat. Arahan beliau menegaskan bahwa setiap produk farmasi harus terjamin keamanan, mutu, dan khasiatnya. BBPOM di Mataram mengimplementasikan arahan ini dengan memastikan setiap vaksin yang digunakan dalam program kesehatan masyarakat telah melalui proses pengawasan yang ketat.
Kegiatan yang merupakan bagian dari inisiasi KORPRI Badan POM RI tersebut mendapat antusiasme tinggi dari masyarakat. Pada pelaksanaan tahap kedua di RSI Siti Hajar Mataram, sebanyak sekitar 250 dosis vaksin HPV berhasil diberikan kepada masyarakat yang memenuhi persyaratan vaksinasi. Turut hadir dalam kegiatan ini Kepala BBPOM di Mataram, Yogi Abaso Mataram, S.Si., Apt., Kepala Kemendukbangga/BKKBN Provinsi Nusa Tenggara Barat, Dr. Drs. Lalu Makripuddin, M.Si., Kepala Bagian Tata Usaha BBPOM di Mataram, Basuki Murdi Hartono, SH serta perwakilan RSI Siti Hajar Mataram, dr. Riski Aditya.
Kepala BBPOM di Mataram, Yogi Abaso Mataram, menyampaikan bahwa masyarakat tidak perlu ragu terhadap vaksin yang digunakan dalam kegiatan tersebut karena telah melalui proses pengawasan sesuai ketentuan yang berlaku.
"Vaksin yang digunakan berasal dari pusat dan telah berada dalam sistem pengawasan Badan POM. Sebelum dapat digunakan oleh masyarakat, setiap produk farmasi harus memenuhi standar yang ditetapkan dan melalui proses pengawasan sesuai ketentuan yang berlaku," ujar Yogi.
Vaksin Human Papillomavirus (HPV) merupakan langkah preventif yang efektif untuk melindungi perempuan dari infeksi HPV yang menjadi penyebab utama kanker serviks. Melalui kegiatan ini, BBPOM di Mataram bersama Kemendukbangga/BKKBN Provinsi NTB dan RSI Siti Hajar Mataram berupaya meningkatkan kesadaran masyarakat akan pentingnya pencegahan penyakit sejak dini sekaligus mendukung terwujudnya keluarga yang sehat dan berkualitas.
Kegiatan pelayanan vaksin HPV ini akan berlanjut pada tahap ketiga yang direncanakan dilaksanakan pada Agustus 2026 dalam rangka memperingati Hari Ulang Tahun ke-81 Republik Indonesia. Melalui pelaksanaan program secara berkelanjutan, diharapkan semakin banyak masyarakat yang memperoleh perlindungan terhadap risiko kanker serviks serta semakin meningkatnya kesadaran masyarakat akan pentingnya vaksinasi sebagai upaya pencegahan penyakit.
Penulis: KO_05
Editor: Red

0Komentar
Bebas berkomentar. Sesuai Undang-undang Republik Indonesia. Link aktif auto sensor.