GpYlTUY0GpOiTSGlBSAlTSG0TY==

Palestina Terus Digempur Penjajah Israel, Ribuan Warga NTB Gelar Sholat Goib dan Himpun Donasi

TGH. Subki Sasaki tampil memberikan orasi kemanusiaan mengajak warga agar konsisten menyerukan perlawanan terhadap pembunuhan massal rakyat Palestina oleh militer Israel (KO)
TGH. Subki Sasaki tampil memberikan orasi kemanusiaan mengajak warga agar konsisten menyerukan perlawanan terhadap pembunuhan massal rakyat Palestina oleh militer Israel (KO)

 KANAL ONE, Mataram – Aksi bela Palestina terus berlangsung di berbagai wilayah di Indonesia.

Aksi bela Palestina di Mataram dipusatkan di jalan utama masjid Hubbul Wathan Islamic Center NTB di Kota Mataram.

Ribuan massa hadir dalam aksi bela Palestina dengan tajuk NTB for Palestina. Massa sejak Minggu pagi berbondong-bondong datang membawa atribut Palestina. Mereka terlihat antusias mengikuti aksi damai kemanusiaan tersebut.

Dalam aksi solidaritas tersebut, massa menggelar salat gaib untuk para syuhada korban pembunuhan massal tentara Zionis Israel, orasi kemanusiaan, sholawat, tablig akbar, doa bersama dan donasi untuk membantu warga Palestina yang saat ini diburu penjajah Israel.

"Yang kita tonjolkan adalah kedamainan, kelembutan dan lain sebagainya. Doa kita dan ikhtiar kita yang utama. Kita berkolaborasi dengan semua pihak bisa menanggalkan atribut politiknya untuk sementara, tetapi lebih ke isu kemanusiaan yang kita suarakan bersama,” ujar Inisiator NTB for Palestina, M. Arief Sanjani Natsir, Minggu 26 November 2023.


Hingga berakhirnya acara minggu siang pukul 12.00 wita, total donasi yang terkumpul sebesar Rp 715 Juta.

Ketua Forum Kerukunan Ummat Beragama (FKUB) NTB, TGH. Subki Al Sasaki dalam orasi kemanusiaan tersebut mengatakan hati masyarakat Indonesia, khususnya NTB sangat tercabik-cabik atas kondisi Palestina saat ini yang terus digempur habis-habisan oleh militer Zionis Israel.

“Yang kita bisa lakukan di sini hanyalah menangis, menangis seperti wanita tua, berkumpul dan berkumpul. Hati kami ini tercabik-cabik ketika saudara seiman kami teraniaya. Saudara Palestina kami diambil haknya,” ujarnya.

Pimpinan pondok pesantren Nurul Madinah Kuripan Lombok ini juga mengajak warga NTB untuk terus konsisten dalam membela Palestina maupun mendoakan dan membantu Palestina dalam mempertahankan tanah mereka.

“Kehadiran kita di sini menjadi bukti dan setetes air mata kita menjadi saksi kelak di hadapan Allah. Di tempat ini terik tidak seberapa dibandingkan perjuangan saudara kita di Palestina,” katanya.

Penulis: KO_01
Editor: Zet

Komentar0

Bebas berkomentar. Sesuai Undang-undang Republik Indonesia. Link aktif auto sensor.

Cari Berita Lain di Google News