GpYlTUY0GpOiTSGlBSAlTSG0TY==

Inayah Wahid Putri Gus Dur Tanam Pohon di TPA Kebon Kongok

Inayah Wahid Putri Gus Dur Tanam Pohon di TPA Kebon Kongok

 KANAL ONE, LOMBOK - Komunitas Gusdurian Lombok Barat bekerjasama dengan Dinas Lingkungan Hidup Propinsi NTB dan Dinas Lingkungan Hidup Kabupaten Lombok Barat, Ahad (14/1) siang melaksanakan penanaman pohon (penghijauan) di lokasi Tempat Pembuangan Akhir (TPA) Kebon Kongok Desa Suka Makmur, Kecamatan Gerung, Lombok Barat.
 
Hadir dalam penanaman pohon tadi siang, Inayah Wahid, putri ke-4 Presiden ke-4 RI, KH.Abudrrahman Wahid (Gus Dur). Dalam sambutannya yang penuh dengan humor Inayah sangat mengapresiasi inisiatif Gusdurian Lombok Barat bekerjasama dengan DLH serta berbagai pihak untuk melakukan penanaman pohon di TPA Kebon Kongok.
 
“Saya sangat mengapresiasi inisiatif teman-teman Gusdurian Lombok Barat untuk melakukan penanaman pohon ditempat ini. Ini mengingatkan saya ketika saya masih SMA dulu diperintah oleh Gus Dur untuk meneliti dan membuat laporan tentang lokasi pembuangan sampah Bantar Gebang. Ini kan mirip seperti Bantar Gebang yang ada di Jakarta” katanya.
 
Ternyata ia belakangan baru mengerti, Gus Dur punya perhatian cukup besar terhadap isu lingkungan.
 
“Tahun 1990-an Gus Dur ingin sekali membuat program untuk menyelesaikan berbagai persoalan terkait sampah. Gus Dus juga membuat PKB dulu konsepnya sebagai green party, partai hijau yang mana program-programnya akan sangat memperhatikan lingkungan” kata koordinator Ekologi Seknas Gusdurian.   
 
“Gus Dur yang nota benenya seorang kyai, punya perhatian terhadap ekologi. Dampaknya belakangan, ternyata banyak kyai-kyai dilingkungan NU yang juga punya perhatian dan keberpihakan terhadap isu-isu ekologi”.  
 
“Apalagi banyak i isu-isu ekologi yang mencul belakangan ini yang tidak terkait dengan isu agama dan konflik horizontal di Indonesia. Tapi sayang tidak banyak orang yang ngah, bahkan sebagian memanfaatkan itu untuk mendapatkan keuntungan” tambahnya.   
 
Inayah juga mengingatkan kembali untuk memahami isu global warming.
 
“Menurut para ahli ekologi, kita sekarang ini bukan lagi isu global warming tapi global boiling atau sudah mendidih. Apa lagi teman-teman di Lombok yang lebih dulu meresakan, sebelum global warming saja sudah terasa panas panas sekali disini” ujarnya.  
 
Gusdurian Lombok Barat memilih TPA Kebon Kongok untuk lokasi menanam pohon yang sekarang sampah-sampahnya sudah ditimbun dengan tanah perlu segera ditanami berbagai jenis pohon agar tidak longsor bila datang hujan lebat. Penanaman pohon itu juga penting supaya tanahnnya semakin kokoh karena ditopang oleh akar-akar pohon tumbuh. Apa lagi pemandangan alam dari atas sana sangat indah, khususnya dipagi hari dan sore hari. Kalau nanti pohon-pohon tersebut tumbuh lebat, sangat  berpotensi menjadi spot selfi yang bagus atau tujuan wisata alam yang baru di Lombok Barat.    
 
Selain itu TPA Kebon Kongok selama ini sering mendapatkan keluhan dari masyarakat yang merasa terkena bau sampah. Baik oleh masyarakat yang tinggal dilingkar TPA maupun desa-desa yang dilalui oleh kendaraan-kendaraan pengangkut sampah baik yang berasal dari kota Mataram atau Lombo Barat. Volume sampah yang masuk setiap hari bisa mencapai 30 ton.  
 
Selain di TPA Kebon Kongok Gus Dur, Gusdurian Lombok Barat juga akan menanam pohon diwisata Gunung Jae, Desa Sedau, Lombok Barat. Penanaman pohon ini juga dilaksanakan dalam rangka Haul ke -14 KH.Abdurrahman Wahid (Gus Dur), Presiden ke-4 Republik Indonesia.  
 
Hadir dalam penanaman pohon tadi siang, Yusron Hadi (staf ahli Pj.Gubernur), H.Suhirman (staf ahli Bupati Lombok Barat), Sapoan (Camat Gerung), Kepala UPT TPA Kebon Kongok, para pekerja TPA, anggota PMII, IPNU-IPPNU dan anggota Gusdurian Lombok Barat.    
 
Selain di Lombok Barat, rengkaian acara Haul ke-14 Gus Dur ini juga telah berlangsung berlangsung panggung budaya, zikir dan do’a di Ponpes Nurul Qur’an Mertak Tombok, Praya, Lombok Tengah, Sabtu (13/1) sore sampai malam. Hari Kamis (11/1) yang lalu juga diadakan diskusi dengan tema, “Meneladani Etika Demokrasi Gus Dur” di kantor media TribunLombok.com jalan Lingkar Selatan, Kota Mataram.

Penulis: KO_06
Editor: Hadi

Komentar0

Bebas berkomentar. Sesuai Undang-undang Republik Indonesia. Link aktif auto sensor.

Cari Berita Lain di Google News