GpYlTUY0GpOiTSGlBSAlTSG0TY==
Breaking
News

Keutamaan Malam Nisfu Sya’ban dan Amalan Sunnahnya

Malam Nisfu Sya’ban 2026 jatuh pada 2 Februari. Simak keutamaan, dalil hadits, serta amalan sunnah seperti doa, istighfar, dan membaca syahadat
Ukuran huruf
Print 0

(KO/freepic)

KANAL ONE
- Malam Nisfu Sya’ban dikenal sebagai salah satu momen mulia dalam perjalanan spiritual umat Islam. Pada pertengahan bulan Sya’ban tersebut, Allah SWT melimpahkan rahmat, membuka pintu ampunan selebar-lebarnya, serta mengabulkan doa hamba-hamba-Nya yang bersungguh-sungguh bermunajat. Karena itu, umat Muslim dianjurkan untuk memperbanyak ibadah sebagai bentuk pendekatan diri kepada Allah.

Sejumlah ulama menjelaskan bahwa malam ini menyimpan banyak keutamaan. Sayyid Muhammad bin ‘Alawi Al-Maliki menyebutkan, Nisfu Sya’ban menjadi waktu turunnya kasih sayang Allah, di mana dosa-dosa diampuni, kesulitan diringankan, serta sebagian hamba dibebaskan dari siksa neraka.

Hal ini diperkuat hadits Nabi Muhammad SAW yang diriwayatkan Al-Baihaqi dalam Syu’ab al-Iman:

"Ketika datang malam Nisfu Sya’ban, Allah menyeru: adakah yang memohon ampun, akan Aku ampuni; adakah yang meminta, akan Aku beri."

Sementara itu, Lembaga Falakiyah Pengurus Besar Nahdlatul Ulama (LF PBNU), yang dikutip  lampung.nu.or.id menetapkan awal bulan Sya’ban 1447 H jatuh pada Selasa, 20 Januari 2026. Dengan demikian, malam pertengahan atau Nisfu Sya’ban berlangsung pada Senin malam Selasa, 2 Februari 2026.

Adapun beberapa amalan yang dapat dilakukan untuk menghidupkan malam istimewa ini antara lain:

1. Memperbanyak istighfar
 Setiap manusia tentu memiliki kekhilafan. Oleh sebab itu, memohon ampun kepada Allah menjadi         amalan utama. Istighfar diyakini dapat melapangkan rezeki, memudahkan urusan, serta menghapus         dosa, apalagi ketika dilakukan pada waktu yang penuh keutamaan seperti Nisfu Sya’ban.

2. Memperbanyak membaca dua kalimat syahadat
Kalimat tauhid La ilaha illallah Muhammadur Rasulullah adalah zikir yang paling agung. Dalam        kitab Ithmi’nânul Qulûb Bidzikri ‘Allâmil Ghuyûb, Sayyid Muhammad bin ‘Alawi menganjurkan        agar malam-malam istimewa, termasuk pertengahan Sya’ban, diisi dengan memperbanyak syahadat    sebagai penguatan iman.

3. Memperbanyak doa dan munajat
 Pada malam ini Allah menurunkan rahmat-Nya ke langit dunia. Dalam hadits disebutkan bahwa             ampunan diberikan kepada hampir semua hamba, kecuali mereka yang menyekutukan Allah dan             yang memelihara kebencian dalam hati. Karena itu, momentum ini sangat tepat untuk berdoa                 memohon kebaikan dunia dan akhirat.

Dengan mengisi Nisfu Sya’ban melalui zikir, doa, serta istighfar, umat Islam diharapkan mampu membersihkan hati sekaligus mempersiapkan diri menyambut datangnya bulan Ramadan dengan jiwa yang lebih tenang dan penuh harap kepada rahmat Allah SWT.

Penulis: KO_04

Editor: Zet

Keutamaan Malam Nisfu Sya’ban dan Amalan Sunnahnya
Periksa Juga
Next Post

0Komentar

Tautan berhasil disalin