GpYlTUY0GpOiTSGlBSAlTSG0TY==
Breaking
News

BBPOM Mataram Terbitkan 440 NIE untuk 86 UMKM NTB

BBPOM Mataram terbitkan 440 NIE periode 2024–2025 untuk 86 UMKM NTB, dorong daya saing produk lokal dan jamin keamanan mutu.
Ukuran huruf
Print 0

BBPOM Mataram Terbitkan 440 NIE untuk 86 UMKM NTB
Kepala BBPOM Mataram, Yogi Abaso

KANAL ONE,
MATARAM - Balai Besar POM di Mataram terus memperkuat komitmennya dalam mengawal keamanan dan mutu produk lokal dengan menerbitkan 440 Nomor Izin Edar (NIE) bagi 86 pelaku Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) sepanjang periode 2024–2025. Langkah strategis ini menjadi fondasi penting dalam meningkatkan daya saing produk lokal Nusa Tenggara Barat (NTB) agar mampu menembus pasar yang lebih luas, baik regional maupun nasional.

Sebagai unit pelaksana teknis dari Badan Pengawas Obat dan Makanan, BBPOM di Mataram tidak hanya menjalankan fungsi pengawasan, tetapi juga menghadirkan pembinaan terstruktur melalui pelatihan, asistensi, dan edukasi regulasi. Pendampingan ini menjadi kunci agar pelaku UMKM mampu memenuhi standar keamanan, mutu, serta ketentuan perizinan, sehingga produk yang dihasilkan aman, bermutu, dan bermanfaat bagi masyarakat.

Kepala Badan POM RI, Taruna Ikrar, sebelumnya menegaskan bahwa pembinaan yang sistematis merupakan prasyarat utama agar UMKM dapat “naik kelas”. Hal tersebut disampaikannya saat peresmian kegiatan Coaching and Development Center UMKM Kosmetik Kosmesia di Surabaya, 18 Januari 2026. Menurutnya, penguatan kapasitas pelaku usaha harus berjalan seiring dengan kepatuhan terhadap regulasi, demi menciptakan ekosistem industri obat dan makanan yang berdaya saing.

202 NIE Terbit Sepanjang 2025

Kepala BBPOM Mataram, Yogi Abaso, menjelaskan bahwa sepanjang tahun 2025 pihaknya telah memberikan pendampingan kepada 39 UMKM. Dari proses tersebut, berhasil diterbitkan 202 NIE, dengan rincian:

  • 4 NIE obat bahan alam dari 2 UMKM
  • 78 NIE pangan olahan dari 29 UMKM
  • 120 NIE kosmetik dari 8 UMKM


Berdasarkan wilayah kabupaten/kota, penerbitan NIE tersebut tersebar di Kota Mataram sebanyak 40 NIE, Kabupaten Lombok Barat 106 NIE, Kabupaten Lombok Tengah 19 NIE, Kabupaten Lombok Timur 22 NIE, serta Kabupaten Lombok Utara 15 NIE.

Distribusi ini menunjukkan geliat pertumbuhan UMKM di berbagai daerah NTB yang semakin sadar akan pentingnya legalitas dan standar keamanan produk.

Ragam Produk Lokal Berizin Edar

Produk pangan olahan yang telah memperoleh NIE meliputi gula semut, Virgin Coconut Oil (VCO), minuman botanikal, hingga berbagai produk olahan lainnya. Untuk kategori obat bahan alam, izin edar diberikan pada produk cairan obat luar dan kapsul herbal.

Sementara di sektor kosmetik, produk yang telah mengantongi izin edar antara lain pomade, sabun cair, parfum, serta berbagai produk perawatan tubuh lainnya. Legalitas ini membuka peluang distribusi lebih luas, termasuk masuk ke jaringan ritel modern dan platform digital.

Total 440 NIE untuk 86 UMKM


Secara kumulatif pada periode 2024–2025, BBPOM di Mataram telah mendampingi 86 UMKM dengan total 440 NIE yang diterbitkan. Rinciannya meliputi:

  • 6 NIE untuk 3 UMKM obat bahan alam
  • 164 NIE untuk 56 UMKM pangan olahan
  • 270 NIE untuk 12 UMKM kosmetik


Baca juga: Kepala BBPOM di Mataram Paparkan Strategi Edukasi dan Cara Cek Kosmetik Ilegal

Capaian ini menjadi indikator nyata penguatan ekosistem pengawasan dan pemberdayaan UMKM di NTB. Penerbitan NIE bukan sekadar legalitas administratif, tetapi juga jaminan bahwa produk lokal telah memenuhi standar keamanan dan mutu sesuai regulasi nasional.

Ke depan, BBPOM di Mataram berharap sinergi bersama pemerintah daerah dan pemangku kepentingan terus diperkuat. Dengan semakin banyak UMKM yang memiliki izin edar resmi, daya saing produk lokal NTB diyakini akan meningkat, mendorong pertumbuhan ekonomi daerah, serta memberikan dampak berkelanjutan bagi kesejahteraan masyarakat.

Penulis: KO_02
Editor: Red

BBPOM Mataram Terbitkan 440 NIE untuk 86 UMKM NTB
Periksa Juga
Next Post

0Komentar

Tautan berhasil disalin