GpYlTUY0GpOiTSGlBSAlTSG0TY==

Demo di Lombok Plaza, Massa Minta Manajemen Tutup Hiburan Malam

Demo di Lombok Plaza, Massa Minta Manajemen Tutup Hiburan Malam
Massa Solidaritas Masyarakat Lombok Tengah saat Demo di Lombok Plaza Mataram pada Sabtu 30 Desember 2023.

KANAL ONE, MATARAM
- Demo di Lombok Plaza Mataram terjadi pada Sabtu 30 Desember 2023.

Demo di Lombok Plaza Mataram di gelar massa solidaritas masyarakat Lombok Tengah.

Dalam aksi demo, orator massa meminta manajemen Lombok Plaza menutup operasional hiburan malam.

"Kita meminta tempat hiburan malam ditempat ini dinyatakan ditutup," ujar orator Lalu Munawir Haris.

Lalu Munawir Haris menyampaikan permintaan penutupan operasional hiburan malam di Lombok Plaza merupakan masukan bagi semua pemangku kebijakan.

Sebab menurutnya, selama ini tempat hiburan malam di Lombok Plaza disinyalir menjadi lokus keributan.

"Kedatangan kita untuk menyampaikan pernyataan sikap, jadi sikap kita adalah dengan terjadinya berbagai (dugaan-red) tindakan kriminal tindakan pidana penganiayaan perkelahian maka seharusnya itu menjadi evaluasi bagi semua pihak, pemerintah harus berterima kasih kepada masyarakat," ujar Lalu Munawir Haris.

Perwakilan Manajemen Lombok Plaza saat menemui massa menyampaikan bakal berbenah meningkatkan kenyamanan pengunjung.

Soal penutupan hiburan malam, perwakilan manajemen Lombok Plaza menyerahkan kepada pihak berwenang.

"Kalau masalah penutupuan pemkot, kalau untuk menjamin kenyamanan kalian kami jamin tidak akan terulang lagi kejadian seperti itu," ujar perwakilan Manajemen Lombok Plaza menanggapi.

Sebelumnya, massa telah menggelar aksi demo di depan Mapolda NTB. Orator massa menyampaikan orasi serupa.

Massa Solidaritas Masyarakat Lombok Tengah saat Demo di Mapolda NTB pada Sabtu 30 Desember 2023
Massa Solidaritas Masyarakat Lombok Tengah saat Demo di Mapolda NTB pada Sabtu 30 Desember 2023.

Saat aksi, massa membentangkan spanduk bertuliskan "aksi damai solidaritas masyarakat Lombok Tengah (Merang Sasak Tastura) tegakkan keadilan, wujudkan ketertiban dan keamanan di wilayah Nusa Tenggara Barat".

Dalam aksi ini, perwakilan Polda NTB dan Polres Mataram secara bergantian menyampaikan tanggapan.

Saat menanggapi, aparat menegaskan bahwa kasus dugaan penganiayaan telah masuk ke tahap penyidikan. Masyarakat di mohon memberikan kesempatan aparat untuk bekerja.

"Terima kasih bapak-bapak ibu-ibu, proses ini sudah dilaksanakan sudah diproses ke penyidikan," ujar aparat.

Sebagaimana diberitakan sebelumnya bahwa peristiwa dugaan penganiayaan di Lombok Plaza Mataram pada 25/12/2023 pukul 02:30 Wita telah ditangani Polresta Mataram dan telah naik ke tahap penyidikan.

Kapolresta Mataram AKBP Ariefaldi Warganegara saat konferensi pers di Lobi Kantor Polda NTB pada Selasa (26/12/2023) menjelaskan bahwa kasus di Lombok Plaza tersebut murni tindakan penganiayaan dimana keduanya baik terduga maupun korban sama-sama saling lapor.

Ia berharap doa dan dukungan serta kepercayaan dari masyarakat agar penanganan kasus tersebut dapat berjalan sesuai dengan hukum yang berlaku.

Baca selengkapnya: Kasus Penganiayaan di Lombok Plaza Naik Penyidikan

Penulis: KO_02
Editor: Hadi

Komentar0

Bebas berkomentar. Sesuai Undang-undang Republik Indonesia. Link aktif auto sensor.

Cari Berita Lain di Google News
@lombokepo